Otakmerupakan organ tubuh manusia yang paling rumit, dimana organ tersebut terbagi atas beberapa bagian bagian otak manusia, yaitu : 1. Otak Besar (Telencephalon atau Celebrum) Ini merupakan bagian otak terbesar serta yang paling menonjol dari otak manusia, yaitu menepati 2/3 dari massa otak dan terletak di bagian atas rongga tengkorak. Bagianyang ditunjuk adalah lambung. Lambung adalah organ pencernaan manusia yang berfungsi menghasilkan enzim dan asam lambung. Asam lambung berfungsi untuk membunuh kuman yang masuk dengan makanan serta mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Enzim yang dihasilkan oleh lambung adalah: Pepsin → Menguraikan protein menjadi pepton Bagianorgan pencernaan yang ditunjuk berfungsi untuk? menghasilkan hormon insulin; menghasilkan getah empedu; menyaring gula darah; menawarkan racun; Semua jawaban benar; Jawaban: A. menghasilkan hormon insulin. Dilansir dari Ensiklopedia, bagian organ pencernaan yang ditunjuk berfungsi untuk menghasilkan hormon insulin. Enzimini biasanya terletak pada organ pencernaan, seperi lambung, pankreas, dan usus halus. Berikut ini adalah macam-macam enzim pada organ pencernaan berserta fungsinya. Yuk, simak penjelasannya! Baca Juga: Inilah Proses Perjalanan Makanan di Dalam Tubuh, Soal Belajar dari Rumah TVRI untuk SD Kelas 1-3. 1. Enzim di Lambung A Pengertian Sistem Pernapasan Manusia. Sebelum membahas lebih lanjut, sebaiknya saya jelaskan terlebih dahulu apa itu sistem dan apa itu pernapasan. Menurut wikipedia sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi , materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Didalam mulut terdapat enzim ptialin yang berfungsi mengubah amilum (karbohidrat) menjadi glukosa. 5. Perhatikan gambar! Jenis gangguan sistem pencernaan yang sering terjadi pada gambar yang ditunjuk di atas adalah. A. apendisitis B. ulkus C. diare D. konstipasi E. enteritis Jawaban: B Bagian yang ditunjuk adalah organ lambung. 1. Bagianorgan pencernaan yang ditunjuk berfungsi untuk? menghasilkan hormon insulin; menghasilkan getah empedu; menyaring gula darah; menawarkan racun; Semua jawaban benar; Jawaban yang benar adalah: A. menghasilkan hormon insulin. Dilansir dari Ensiklopedia, bagian organ pencernaan yang ditunjuk berfungsi untuk menghasilkan hormon insulin. Bagianyang ditunjuk oleh huruf Y berfungsi untuk . A. pertukaran gas CO2 dan O2. B. tempat berlangsungnya fotosintesis. C. melindungi jaringan di dalamnya. D. mengangkut air dan garam mineral. Kunci jawaban : A. Pembahasan : Bagian yang ditunjuk oleh Y adalah stomata, yang berperan dalam respirasi (pernapasan) tumbuhan. Soal Nomor 3 Jaringanjaringan tersebut bekerja sama dalam rangka menjalankan fungsi usus sebagai alat penyerapan. Ada beberapa sistem organ dalam tubuh manusia antara lain, sistem organ pencernaan, respirasi (pernapasan), gerak, peredaran darah, dan lain-lain. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 5 Organ Tubuh Manusia Bagian Luar Lengkap Dengan Organorgan penyusun sistem pencernaan. Foto: Unsplash. Sistem pencernaan merupakan serangkaian organ yang ada di dalam tubuh dan berfungsi untuk mencerna makanan. Mencerna makanan yang sudah dimakan merupakan cara tubuh untuk mendapatkan energi. Sebab ketika makanan atau minuman itu dicerna, akan ada nutrisi yang bisa didapatkan untuk menjadi 5sQT8Fs. Makanan yang Anda konsumsi setiap hari melewati perjalanan yang panjang sampai bisa dicerna oleh tubuh. Pasalnya, ada banyak organ pencernaan yang terlibat, begitu juga dengan enzim-enzim yang membantu mencerna makanan. Sudah tahu apa saja organ-organ tubuh yang berperan dalam proses pencernaan makanan? Mari simak penjelasan lengkap seputar anatomi sistem pencernaan manusia berikut ini. Sistem pencernaan diciptakan secara khusus dan unik yang dapat mengubah makanan yang bentuknya kasar menjadi sederhana berupa nutrisi. Nutrisi inilah yang akan digunakan oleh tubuh untuk memproduksi energi hingga pertumbuhan dan perbaikan sel. Sistem pencernaan terdiri dari saluran pencernaan, yaitu sebuah tabung panjang yang membentang dari mulut ke anus. Para orang dewasa, saluran pencernaannya memiliki panjang sekitar 915 cm. Saluran pencernaan manusia terdiri dari kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar. Ada juga peran hati, kantong empedu, dan pankreas yang menghasilkan zat sekresi ke usus halus untuk membantu mencerna makanan. Selain itu, ada juga organ aksesori dari sistem pencernaan yang meliputi gigi, lidah, kelenjar ludah, hati, kantong empedu, dan pankreas. Semua bagian tersebut membantu proses pencernaan yang mengubah makanan dari bentuk kasar dan besar menjadi lebih halus. Seperti apa saluran pencernaan manusia? Mulut Mulut adalah pintu masuk utama sekaligus organ pencernaan yang pertama. Di sini terjadi 2 tipe pencernaan, yaitu pencernaan secara mekanik dan kimia. Pencernaan mekanik melibatkan gigi-gigi yang ada di dalam mulut, bertugas untuk mengunyah, mengoyak, sekaligus menghancurkan makanan yang kasar dan besar-besar menjadi lebih halus. Baca selengkapnya Kupas Tuntas Anatomi Gigi, Jenis Gigi, Hingga Fungsinya Proses pemecahan makanan juga dibantu oleh air liur saliva dan jus pencernaan, hal inilah yang disebut dengan pencernaan kimiawi. Air liur atau ludah diproduksi oleh kelenjar ludah yang terletak di bawah lidah dan dekat rahang bawah. Air liur mengandung enzim pencernaan yang membantu melumatkan makanan, sehingga lebih mudah ditelan ke kerongkongan. Enzim pencernaan tersebut bernama enzim amilase, fungsinya untuk memecah karbohidrat pati dan gula. Saat hendak menelan, lidah berfungsi untuk membantu mendorong makanan menuju kerongkongan. Di permukaan lidah terdapat banyak papila kasar untuk menggenggam makanan karena digerakkan oleh otot-otot lidah. Ada sebuah katup kecil di tenggorokan bernama epiglotis, yang menutup saluran pernapasan ketika Anda makan dan minum. Hal ini dapat membantu mencegah tersedak ketika makanan masuk ke kerongkongan. Kerongkongan esofagus Sebelum masuk ke lambung, makanan akan bergerak di dalam kerongkongan dibantu oleh gerakan peristaltik. Kerongkongan atau esofagus adalah saluran yang menghubungkan antara mulut dan lambung, terletak di antara tenggorokan dan lambung. Di dalam kerongkongan terdapat lapisan otot yang memungkinkan dinding-dindingnya bergerak dan membantu melumatkan makanan. Saat makanan mencapai ujung kerongkongan, sfingter cincin otot yang ada di esofagus bagian bawah akan relaksasi dan membiarkan makanan masuk ke lambung. Sfingter ini kemudian akan kembali menutup agar isi perut Anda tidak kembali naik ke kerongkongan. Lambung Lambung adalah organ seperti kantung, berbentuk seperti huruf J, dan memiliki dinding berotot yang kuat. Lambung terletak di sisi kiri rongga perut, lebih rendah dari diafragma. Rata-rata ukuran lambung adalah serupa dua kepalan tangan Anda yang diletakkan bersebelahan. Lambung berfungsi sebagai tangki penyimpanan sekaligus mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh. Lambung akan mengeluarkan zat asam asam hidroklorat atau HCl dan enzim kuat untuk membantu memecah dan mencerna makanan. Dengan bantuan enzim dan jus pencernaan, makanan di dalam lambung akan berubah bentuk menjadi semi-cair, disebut dengan chyme. Bentuk makanan yang seperti inilah yang akan bergerak masuk ke usus halus. Sebagian besar makanan akan meninggalkan lambung dan berpindah ke usus halus sekitar 4 jam setelah makan. Usus halus Sebagian besar proses pencernaan dan penyerapan makanan terjadi di usus halus. Usus halus adalah tabung panjang yang berbentuk seperti lilitan di dalam perut. Lipatan pada usus halus ini digunakan untuk memaksimalkan pencernaan dan penyerapan nutrisi dari makanan. Panjang usus halus manusia rata-rata kurang lebih 600 cm. Usus halus terdiri dari 3 bagian, yaitu duodenum usus 12 jari, jejunum bagian tengah melingkar, dan ileum bagian terakhir usus halus. Otot-otot usus halus dapat mencerna makanan dengan bantuan enzim dari pankreas, hati, dan kantong empedu. Berikut perannya masing-masing 1. Pankreas Pankreas adalah organ berbentuk lonjong yang berfungsi untuk mengeluarkan enzim ke dalam usus halus. Enzim ini akan memecah protein, lemak, dan karbohidrat dari makanan. Baca juga Fungsi Pankreas untuk Kesehatan Tubuh Manusia 2. Hati liver Hati memiliki 2 fungsi utama, yaitu menghasilkan cairan empedu dan membersihkan darah yang mengandung nutrisi dari usus halus. 3. Kantong empedu Kantong empedu adalah organ berbentuk buah pir yang berada tepat di bawah hati. Ada banyak fungsi kantong empedu, yaitu untuk menyimpan cairan empedu yang diproduksi oleh hati, membantu mencerna lemak, dan menghilangkan zat-zat limbah dari darah. Selama Anda makan, kantong empedu akan berkontraksi untuk mengirimkan cairan empedu ke usus halus. Makanan yang sudah bercampur dengan enzim dan cairan empedu tersebut kemudian akan dicerna dan diserap nutrisinya, dibantu dengan gerakan peristaltik di sepanjang usus halus. Dinding usus halus bertugas untuk menyerap air dan nutrisi dari makanan ke dalam aliran darah. Sementara itu, zat-zat limbah dari proses pencernaan akan berpindah ke usus besar. Pada saat meninggalkan usus halus, sekitar 90% semua nutrisi dari makanan sudah diserap dengan sempurna. Usus besar Usus besar adalah tabung berotot sepanjang 152-183 cm yang berbentuk U terbalik, letaknya mengelilingi usus halus. Organ ini menghubungkan sekum bagian pertama usus besar ke rektum bagian akhir usus besar Fungsi usus besar adalah mengeluarkan air dan garam elektrolit dari sisa-sisa makanan yang tidak tercerna dan mengubah limbah menjadi tinja atau feses. Proses ini dibantu juga dengan adanya bakteri simbiosis yang menyerap sejumlah nutrisi penting dari limbah, terutama vitamin K. Bagian-bagian usus besar antara lain Sekum bagian pertama usus besar, yaitu tempat perpindahan makanan dari usus halus ke usus besar. Kolon asenden bagian usus besar yang bergerak naik, terletak di kanan rongga perut. Kolon transversum melintang dari arah kanan ke kiri di bagian atas rongga perut. Kolon desenden bagian usus besar yang bergerak turun, terletak di kiri rongga perut. Kolon sigmoid bagian akhir usus besar yang berbentuk huruf S, terhubung dengan rektum. Rektum tempat berkumpulnya tinja atau feses sebelum dikeluarkan lewat anus. Zat-zat limbah yang masuk ke usus besar meliputi sisa-sisa makanan, cairan, dan sel-sel tua yang berasal dari saluran pencernaan. Makanan yang masuk ke usus besar awalnya berbentuk semi-cair, kemudian akhirnya berubah menjadi padat setelah kandungan airnya diserap oleh tubuh. Usus besar juga melakukan gerakan peristaltik yang berfungsi untuk membantu memindahkan feses ke rektum. Feses akan disimpan di kolon sigmoid sebelum terdorong ke rektum dan keluar lewat anus pada saat buang air besar. Feses biasanya membutuhkan waktu sekitar 36 jam untuk melewati usus besar. Ketika gas atau tinja mulai masuk ke rektum, sensor akan mengirim sinyal ke otak. Berkat sinyal tersebut, otak akan memutuskan apakah gas atau tinja akan dilepaskan atau tidak. Saat Anda merasa ingin buang air besar, sfingter otot akan rileks dan rektum berkontraksi. Hal inilah yang membuat feses keluar saat Anda buang air besar. Sedangkan ketika Anda menahan buang air besar, sfingter akan kontraksi dan menahan supaya feses tidak keluar. Alhasil, sensasi ingin buang air besar akan hilang sementara. Baca juga 8 Fungsi Usus Besar Sekum, Kolon, dan Rektum Anus Anus adalah bagian terakhir dari saluran pencernaan. Anus terdiri dari otot-otot dasar panggul dan dua sfingter anal otot internal dan eksternal. Otot dasar panggul membentuk sebuah sudut antara rektum dan anus, fungsinya untuk menghentikan tinja keluar saat Anda tidak ingin buang air besar. Sedangkan sfingter anal berfungsi untuk membantu mengendalikan keluarnya feses. Sfingter anal internal membantu mencegah Anda buang air besar pada saat tidur. Sedangkan setelah Anda menyadari ingin buang air besar, maka giliran sfingter eksternal yang membantu menahan feses agar tidak keluar sebelum Anda sampai ke toilet. 9 Referensi Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini. Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya. Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat Artikel Biologi kelas 8 ini membahas tentang macam-macam organ sistem pencernaan manusia, masing-masing fungsinya, serta cara sistem pencernaan manusia bekerja, mulai dari mulut, sampai ke anus. — Kita semua tahu untuk mendapatkan sumber energi, kita perlu mengonsumsi makanan. Nah, tapi pernah gak kepikiran, gimana ya semua makanan yang kamu konsumsi bisa dicerna sama tubuh? Padahal, kalo kita masukin makanan ke mulut nih, itu bentuknya masih berupa makanan utuh. Makan donat ya bentuknya kayak huruf O’, tapi ketika udah dicerna, bentuk fesesnya beda? Nah, ternyata, itu terjadi karena adanya sistem pencernaan di dalam tubuh kita, atau bisa juga disebut sistem gastrointestinal. Jadi, ada beberapa organ tubuh yang melakukan proses pengolahan makanan menjadi zat-zat makanan yang dapat diserap oleh tubuh. Lalu, apa saja ya organ-organ yang berperan dalam sistem pencernaan? Kita coba cari tau lewat artikel ini, yuk! Proses Pencernaan Manusia Secara umum, proses pencernaan manusia terdiri atas 2 jenis, yaitu proses pencernaan mekanis dan kimiawi. Berikut perbedaannya Proses Pencernaan Mekanik Proses pencernaan mekanik merupakan proses pencernaan makanan yang dilakukan dengan gerakan-gerakan seperti mengunyah, menelan, memompa, menghancurkan, dan meremas makanan. Pencernaan mekanik bertujuan untuk mengubah ukuran makanan menjadi lebih kecil. Proses Pencernaan Kimiawi Proses pencernaan kimiawi adalah proses pencernaan makanan yang melibatkan enzim. Pencernaan kimiawi ini bertujuan buat mengubah partikel makanan yang kecil-kecil jadi bentuk yang siap diserap sama tubuh. Organ-Organ Pencernaan Manusia Sistem pencernaan manusia dimulai dari mulut dan berakhir di anus. Berikut adalah ilustrasi gambar sistem pencernaan di dalam tubuh manusia Yuk, bahas satu per satu masing-masing fungsinya! Mulut Mulut berfungsi sebagai tempat masuknya makanan dan dimulainya proses pencernaan. Ini karena di dalam mulut, terjadi pencernaan secara mekanik oleh gigi dan kimiawi oleh enzim amilase. Gigi berfungsi untuk menghancurkan makanan menjadi ukuran yang lebih kecil, sehingga memudahkan enzim amilase bekerja. Enzim amilase lalu akan menguraikan kandungan pati atau amilum dalam makanan, menjadi gula sederhana yang dapat diserap tubuh. Nah, enzim amilase diproduksi oleh kelenjar ludah ya. Selain itu, di mulut ada juga lidah yang akan mengaduk makanan, sehingga bisa bercampur dengan enzim amilase. Berikut gambar anatomi atau bagian-bagian mulut pada sistem pencernaan manusia. Baca Juga Kenapa Mulut Berbau Tak Sedap Saat Berpuasa? Ini Penyebabnya! Faring dan Esofagus Tenggorokan faring merupakan saluran pencernaan yang menghubungkan rongga mulut ke kerongkongan esofagus. Makanan yang ditelan dari mulut masuk melalui faring dan diteruskan ke kerongkongan. Pada dinding kerongkongan, terjadi gerakan peristaltik, yaitu gerakan meremas-remas yang mendorong makanan menuju lambung. Agar kamu lebih mudah mengetahui letak faring dan esofagus, kamu bisa melihat gambar di bawah ini ya! Lambung Sistem pencernaan pada manusia selanjutnya adalah lambung. Di lambung, terjadi pencernaan kimiawi. Jadi, makanan akan dicerna enzim dalam getah lambung yang dihasilkan oleh sel kelenjar dinding lambung. Nah, getah lambung terdiri dari Pepsin enzim yang fungsinya memecah protein menjadi pepton Asam Klorida HCl asam yang berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri pada makananan dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Lambung terdiri dari beberapa bagian, yaitu fundus, badan lambung, kardiak, pilorus, dan otot sfingter. Masing-masing bagian ini punya fungsi khusus. Berikut rinciannya! Baca Juga Lambung Manusia Bisa Menghancurkan Silet, Mitos Atau Fakta? Fungsi lambung untuk Mencerna protein Menyimpan makanan selama 2-5 jam Mematikan mikroorgansime berbahaya yang ada di lambung karena ada asam lambung Setelah melalui pencernaan di lambung, makanan akan perlahan-perlahan didorong masuk ke usus halus. Pankreas, Hati, dan Empedu Hati adalah organ pelengkap dalam sistem pencernaan karena akan membentuk cairan empedu yang diperlukan dalam proses pencernaan lemak. Empedu tersebut lalu akan ditampung di kantung empedu, sebelum digunakan di usus halus. Jadi, kantung empedu fungsinya menyalurkan empedu ke usus halus ya. Kalau hati berfungsi untuk menghasilkan empedu. Nah, kalau pankreas berfungsi untuk memproduksi enzim pencernaan untuk mencerna karbohidrat, protein dan lemak di usus halus. Selain itu, pankreas juga akan menghasilkan senyawa bikarbonat, yang akan menetralkan makanan dari lambung yang sifatnya asam, sehingga tidak melukai dinding usus halus. Di bawah ini ada gambar letak pankreas, hati, dan kantung empedu dalam tubuh manusia. Usus Halus Usus halus merupakan organ pencernaan yang terletak di antara lambung dan usus besar. Bentuknya berupa saluran dengan panjang sekitar 670 cm sampai 760 cm. Nah, usus halus bisa dibedakan lagi menjadi 3 bagian, yaitu duodenum, jejunum, dan ileum. Duodenum atau usus dua belas jari berfungsi sebagai tempat pencernaan makanan secara kimiawi. Caranya, makanan dari lambung yang masuk ke duodenum akan dinetralkan dulu oleh senyawa bikarbonat dari pankreas. Lalu, lanjut dicerna menggunakan enzim amilase, lipase, dan tripsin dari pankreas, serta enzim maltase yang dihasilkan usus halus itu sendiri. Baca Juga Apa itu Sistem Organ dan Organisme Beserta Ciri-Cirinya Amilase akan memecah amilum jadi maltosa. Maltosanya lalu lanjut dipecah jadi glukosa oleh enzim maltase. Kalau lipase memecah lemak jadi asam lemak dan gliserol. Ini dilakukan dengan bantuan empedu ya, yang akan mengemulsikan lemak sehingga enzim lipase bisa bekerja. Sementara itu, tripsin akan memecah pepton jadi asam amino. Nah, glukosa, asam lemak, gliserol, dan asam amino tadi merupakan bentuk zat gizi sederhana yang siap diserap tubuh. Penyerapannya terjadi di bagian usus halus berikutnya yaitu jejunum dan ileum. Berarti jejunum usus kosong dan ileum usus penyerapan sama-sama berfungsi sebagai tempat penyerapan sari makanan atau zat gizi sederhana. Makanya, strukturnya dipenuhi vili atau jonjot usus yang berfungsi memperluas area penyerapan sari makanan. Berikut adalah gambar bagian-bagian usus halus, meliputi duodenum, jejunum, dan ileum. Usus Besar Usus besar adalah organ pencernaan yang terhubung dengan usus halus. Sisa makanan yang tidak bisa dicerna dan diserap tubuh lalu akan diteruskan ke usus besar. Ini karena usus besar berfungsi untuk membusukkan sisa makanan tadi membentuk feses, dengan dibantu oleh bakteri Escherichia coli. Nah, di usus besar terdapat beberapa bagian, yaitu kolon sebagai tempat pemadatan feses atau penyerapan kembali air dari zat sisa makanan rektum sebagai tempat menyimpan feses sementara waktu. Selain itu, ada pula umbai cacing, yaitu bagian yang berbentuk memanjang seperti cacing. Bagian ini bisa membengkak jika ada sisa makanan yang tersumbat di dalamnya, lalu menimbulkan penyakit usus buntu. Berikut gambar bagian-bagian usus besar yang bisa kamu perhatikan! Anus Oke, sampailah kita pada organ pencernaan manusia yang terakhir ya, yaitu anus. Anus berfungsi sebagai tempat pembuangan zat sisa makanan atau feses. Baca Juga Organ Sistem Ekskresi Manusia Paru-Paru, Hati, Kulit Gangguan Sistem Pencernaan Gangguan sistem pencernaan bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti bakteri pada makanan, stress, atau infeksi. Contoh gangguan sistem pencernaan pada manusia di antaranya Sariawan disebabkan oleh luka tergigit, kekurangan vitamin C, dll. Konstipasi sembelit kesukaran dalam proses defekasi buang air Abesar Diare feses yang sangat cair akibat peristaltik terlalu cepat Apendisitis radang usus buntu Peritonitis infeksi pada rongga perut Sirosis hati radang pada hati Dll. Nah, masih banyak gangguan pencernaan lainnya. Kalau kamu ingin tahu lebih banyak, kamu bisa coba baca di artikel di bawah ini, ya! Baca Juga Apa Saja Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia? Nah itulah penjelasan ringkas mengenai materi sistem pencernaan manusia di dalam tubuh. Adanya pengetahuan tentang sistem pencernaan dapat menjadikan diri kita untuk selalu berhati-hati. Makanan yang sehat, bersih, dan bergizi adalah parameter yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Apalagi di bulan puasa seperti ini harus benar-benar diperhatikan, agar puasa kamu lancarrrr tanpa hambatan xixixi. So, jaga selalu organ pencernaan kalian ya guysss !!!!! Referensi Eureka Pendidikan. “Materi Sistem Pencernaan Manusia”. Diakses 21 April 2021 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII SMP/MTS Edisi Revisi 2017. Jakarta Balitbang Kemendikbud Artikel ini diperbarui pada 14 November 2022. - Struktur snatomi sistem pencernaan manusia terdiri atas sejumlah organ. Masing-masing organ itu memiliki fungsi tersendiri dalam sistem pencernaan yang masuk ke dalam tubuh manusia merupakan sumber energi serta bahan baku untuk pertumbuhan dan perkembangan. Makanan yang dikonsumsi manusia harus mengandung gizi agar bisa menunjang kebutuhan gizi itu seperti vitamin, mineral, protein, karbohidrat, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, makanan yang masuk ke dalam tubuh terlebih dahulu melalui serangkaian proses menyerap sari-sari makanan dalam tubuh, manusia mempunyai sistem pencernaan. Sistem ini yang membantu manusia mengubah makanan menjadi zat-zat yang dibutuhkan oleh dari buku Sistem Pencernaan - Tinjauan Anatomi, Histologi, Biologi, Fisiologi dan Biokimia terbitan ULM, systema digestorialah atau sistem pencernaan adalah proses memecah makanan menjadi molekul kecil agar dapat diabsorpsi diserap oleh tubuh dan diangkut ke dalam dijelaskan di modul Biologi Kelas XI terbitan Kemdikbud 2020, sistem pencernaan pada manusia dibagi menjadi dua jenis, yakni mekanis dan Mekanis adalah proses pengunyahan makanan oleh gigi dengan dibantu oleh lidah, dan berlajut ke peremasan yang terjadi di lambung. Kemudian, pencernaan kimiawi adalah pelarutan dan pemecahan makanan oleh enzim-enzim yang ada di tubuh manusia. Enzim pencernaan tersebut bertugas mengubah makanan yang bermolekul besar menjadi molekul berukuran kecil, seperti asam amino dan Sistem Pencernaan Manusia dan Fungsinya Sistem pencernaan manusia didukung oleh sejumlah organ, bermula dari mulut hingga anus. Lalu, ada juga kelenjar pencernaan di pelbagai organ, seperti kelenjar ludah, kelenjar lambung, kelenjar usus, dan lain garis besar, anatomi sistem pencernaan manusia terdiri atas struktur organ berikut Mulut Kerongkongan Lambung Usus halus Usus besar Anus. Dalam proses pencernaan di tubuh manusia, makanan akan melewati mulut, lalu kerongkongan, masuk ke lambung, dan beralih ke usus halus untuk diserap sarinya. Sisa makanan yang telah dicerna lantas masuk ke usus besar, dan kemudian keluar melalui anus. Berikut penjelasan anatomi sistem pencernaan manusia beserta fungsinya dalam proses mencerna makanan1. Mulut Di dalam mulut terdapat gigi, lidah, dan kelenjar ludah. Di dalam mulut, makanan bakal dipotong, diremukkan, dan dihaluskan sehingga mudah ditelan. Di dalam mulut, terdapat saliva yang mengandung molekul karbohidrat dan protein. Molekul itu membuat saliva bisa mengikat partikel-partikel kecil dari makanan menjadi sebuah massa dalam ludah, juga terdapat enzim amilase yang berfungsi sebagai pelindung lapisan mulut dari abrasi, kerusakan gigi dengan menetralisir asam, agen-agen antibakteri, dan mikroorganisme yang masuk bersama ini beberapa organ di dalam muluta. GigiBerfungsi mengunyah makanan sampai halus, gigi terdiri atas 4 macam. Keempat jenis gigi itu adalah gigi seri, gigi taring, gigi geraham depan, dan gigi geraham belakang. Jika dilihat dari bentuknya, ada 3 bagian gigi, yakni mahkota gigi korona atau bagian yang tampak dari luar, leher gigi kolum, dan akar gigi radiks. Gigi juga tersusun dari email gigi lapisan keras warna putih; tulang gigi yang terbuat dari zat dentin; serta sumsum gigi pulpa yang menjadi tempat serabut saraf dan pembuluh LidahFungsi lidah dala sistem pencernaan adalah mengaduk makanan di dalam rongga mulut serta mendorognya masuk ke kerokongan dalam proses menelan. Lidah adalah organ yang tersusun dari otot dan punya reseptor khusus terkait rangsangan kimia. Lapisan epitelium yang punya banyak kelenjar lendir melapisi pemukaan lidah. Di permukaan lidah, juga ada reseptor pengecap berupa tunas pengecap yang terbentuk oleh sel-sel sensorik. Sel-sel itu memiliki tonjolan mirip rambut yang disebut lidah pun berfungsi menjadi pencecap rasa zat yang masuk ke mulut. Indera perasa di lidah untuk setiap jenis rasa letak berbeda-beda, yakni Lidah bagian tepi depan Rasa asin Lidah bagian ujung Rasa manis Lidah bagian samping Rasa asam Lidah bagian belakang pangkal Rasa pahit. c. Kelenjar ludahDi dalam mulut, terdapat cairan air liur saliva yang bersumber dari kelenjar ludah. Ada 3 pasang kelenjar ludah di dalam mulut, yakni Kelenjar parotis di bawah telinga. Kelenjar submandibularis di rahang bawah. Kelenjar sublingualis di bawah lidah. Kelenjar parotis mengeluarkan ludah dengan bentuk cair. Adapun kelenjar submandibularis dan sublingualis menghasilkan getah yang mengandung air dan lendir. Fungsi ludah adalah membikin makanan basah agar mudah ditelan. Ludah juga punya fungsi melindungi permukaan mulut selaput mulut dari panas, dingin, asam, dan basa. Cairan ludah juga mengandung enzim ptialin amilase yang bisa mengubah karbohidrat amilum menjadi gula sederhana maltosa sehingga lebih mudah Esofagus kerongkongan Kerongkongan atau esofagus adalah sebuah tabung lurus, berotot, dan berdinding tebal yang menghubungkan faring dengan lambung. Di bagian esofagus, terjadi gerakan peristaltik yang dapat mendorong makanan hingga ke lambung. Pergerakan makanan tersebut dikontrol oleh otot di dalam dinding esofagus yang tidak bekerja di bawah kontrol kemauan manusia. Dalam istilah lain, ia bergerak secara kerongkongan bisa berkontraksi secara bergelombang saat mendorong makanan masuk ke lambung. Gerakan inilah yang disebut gerak peristalsis atau peristaltik. Gerak peristaltik itu terjadi karena otot yang memanjang dan melingkari dinding kerongkongan mengkerut secara bergantian. Gerakan itu semacam kembang kempis kerongkongan di dalam peroses mendorong makanan masuk ke Lambung Lambung terletak tepat di bawah diafragma, dalam rongga abdomen atas. Di lambung, makanan akan tercampur dengan getah lambung melalui pengadukan dan dicerna secara kimiawi oleh getah lambung dibantu dengan pengadukan makanan oleh gerakan otot lambung. Getah lambung dapat mencerna makanan secara kimiawi. Getah lambung tersebut adalah asam lambung HCL, enzim pepsin, enzim renin, dan hormon gestrin. Lambung menjadi tempat pencernaan makanan secara kimiawi. Ada 3 fase sekresi cairan lambung yaitu fase selebral, fase gestrik, dan fase intestinal. Makanan biasanya bertahan di dalam lambung selama 3-4 jam. Kemudian, makanan akan masuk ke usus 12 jari yang menjadi bagian dari usus Usus Halus Disebut juga intestinum, usus halus adalah tempat penyerapan sari makanan. Usus halus menjadi tempat proses pencernaan yang paling panjang. Di usus halus, proses pencernaan kimiawi yang melibatkan sejumlah enzim pencernaanAda 3 bagian usus halus, yakni Usus dua belas jari duodenum Usus kosong jejenum Usus penyerap ileum Aktivitas peristaltik usus halus meningkat setelah makan, karena disebabkan oleh masuknya kimus ke dalam duodenum atau usus dua belas jari. Duedenum terletak pada bagian 25 cm pertama atau lebih dari usus halus. Dalam duodenum, kimus dari lambung bercampur dengan getah-getah pencernaan dari pankreas, hati, dan kandung empedu, serta dari sel-sel kelenjar dari dinding usus pati makanan akan terserap oleh tubuh saat mencapai bagian akhir usus halus. Sisa makanan yang tidak terserap lantas terdorong masuk ke usus Usus Besar Lapisan usus besar dari dalam ke luar adalah selaput lendir, lapisan otot melingkar, lapisan otot memanjang, dan jaringan ikat. Di dalam usus besar, ada usus buntu yang berfungsi sebagai organ pertahanan terhadap infeksi. Di usus besar, terjadi absorpsi air melalui proses osmosis. Feses atau zat buangan dari sistem pencernaan menjadi semakin padat saat digerakkan di sepanjang colon dengan peristalsis. Di usus besar, ada pula rektum yang menjadi penghubung dengan proses pencernaan dalam usus besar adalah sebagai berikut Sisa makanan yang tak terserap di usus halus masuk ke usus besar bersama lendir Di usus besar, ada bakteri Escherichia coli yang membusukkan sisa makanan Bakteri Escherichia coli juga menghasilkan vitamin K yang membantu pembekuan darah Sisa makanan di usus besar masih mengandung banyak air sehingga perlu diserap Usus besar menyerap air dari sisa makanan karena tubuh memerlukan banyak cairan Penyerapan air adalah salah satu fungsi penting dari usus besar Setelah air terserap di usus besar, sisa makanan berubah jadi feses Feses akan keluar melalui anus. 6. AnusAnus adalah lubang pembuangan feses sisa makanan yang sudah memhusuk. Bagian ujung usus besar adalah rektum yang merupakan tempat feses disimpan sehingga bisa dibuang. Proses feses keluar dari anus disebut dengan defekasi buang air besar.Saat feses siap dikeluarkan, otot spinkter rectum akan mengatur buka-tutup mulut anus. Otot spinkter itu tersusun dari otot polos dan otot lurik. Proses defekasi terjadi saat ada kontraksi otot dinding perut, diikuti oleh pengenduran otot spinkter, kontraksi kolon, dan kontraksi rectum. - Pendidikan Kontributor Risa Fajar KusumaPenulis Risa Fajar KusumaEditor Addi M Idhom